Website

Landing Page vs Website Company Profile: Mana yang Cocok untuk Bisnis Anda?

Bingung memilih landing page atau website company profile? Pelajari perbedaan, kelebihan, kekurangan, biaya, dan jenis bisnis yang cocok menggunakan masing-masing.

LW
LuthfiWeb26 Agustus 20268 menit baca
Perbandingan landing page dan website company profile untuk bisnis

# Landing Page vs Website Company Profile: Mana yang Cocok untuk Bisnis Anda?

Saat ingin membuat website untuk bisnis, salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah:

lebih baik membuat landing page atau website company profile?

Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk memperkenalkan bisnis secara online, tetapi memiliki tujuan dan struktur yang berbeda.

Landing page biasanya dibuat untuk mendorong satu tindakan tertentu. Sementara website company profile digunakan sebagai pusat informasi bisnis yang lebih lengkap.

Karena itu, pilihan terbaik bukan soal mana yang lebih bagus, tetapi mana yang paling sesuai dengan tujuan bisnis Anda.

Landing page fokus pada satu tujuan. Website company profile fokus membangun kehadiran bisnis yang lebih lengkap.

Apa Itu Landing Page?

Landing page adalah halaman web yang dirancang dengan satu tujuan utama.

Tujuan tersebut dapat berupa:

  • menghubungi bisnis melalui WhatsApp,
  • mengisi formulir,
  • membeli produk,
  • mendaftar layanan,
  • mengunduh sesuatu,
  • atau mengikuti sebuah campaign.

Berbeda dengan website biasa yang memiliki banyak halaman dan menu, landing page biasanya dibuat lebih sederhana.

Semua informasi diarahkan agar pengunjung melakukan satu tindakan yang telah ditentukan.

Contoh Penggunaan Landing Page

Landing page cocok digunakan untuk kebutuhan seperti:

Promosi Satu Produk

Misalnya bisnis ingin meluncurkan satu produk baru.

Daripada mengarahkan calon pelanggan ke halaman beranda yang memiliki banyak pilihan, landing page dapat langsung menjelaskan manfaat produk tersebut.

Campaign Iklan

Jika bisnis menjalankan Google Ads, Meta Ads, atau campaign tertentu, landing page dapat dibuat khusus agar pesan iklan dan halaman tujuan tetap relevan.

Menawarkan Satu Layanan

Bisnis jasa juga dapat membuat landing page untuk satu layanan tertentu.

Contohnya:

  • jasa renovasi rumah,
  • jasa konsultasi bisnis,
  • jasa pembuatan website,
  • layanan klinik,
  • atau paket tertentu.

Mengumpulkan Leads

Landing page juga sering digunakan untuk mengumpulkan data calon pelanggan melalui formulir.

Apa Itu Website Company Profile?

Website company profile adalah website yang digunakan untuk memperkenalkan bisnis atau perusahaan secara lebih lengkap.

Biasanya website ini memiliki beberapa halaman seperti:

  • Beranda
  • Tentang
  • Layanan
  • Produk
  • Portofolio
  • Artikel
  • Kontak

Tujuannya bukan hanya mendapatkan satu tindakan tertentu, tetapi memberikan gambaran lengkap mengenai bisnis.

Website company profile juga biasanya lebih cocok untuk membangun kredibilitas dan kehadiran online dalam jangka panjang.

Jika bisnis Anda sedang mempertimbangkan apakah memang sudah membutuhkan website, baca juga pembahasan apakah UMKM perlu website.

Perbedaan Landing Page dan Website Company Profile

Walaupun keduanya sama-sama berbentuk website, fungsi keduanya cukup berbeda.

Landing Page

Biasanya:

  • terdiri dari satu halaman,
  • memiliki satu tujuan utama,
  • minim navigasi,
  • fokus pada konversi,
  • cocok untuk campaign,
  • dan lebih cepat dibuat.

Website Company Profile

Biasanya:

  • memiliki beberapa halaman,
  • informasi lebih lengkap,
  • memiliki menu navigasi,
  • dapat dikembangkan dengan artikel,
  • lebih cocok untuk SEO,
  • serta berfungsi sebagai pusat informasi bisnis.

1. Perbedaan dari Tujuan

Perbedaan paling utama terletak pada tujuan.

Landing page ingin pengunjung melakukan satu tindakan.

Misalnya:

Klik WhatsApp → konsultasi

Sedangkan website company profile memiliki tujuan yang lebih luas.

Pengunjung dapat:

  • mengenal perusahaan,
  • membaca layanan,
  • melihat portofolio,
  • mempelajari artikel,
  • kemudian menghubungi bisnis.

Karena itu, website company profile biasanya lebih sesuai untuk bisnis yang membutuhkan proses pertimbangan lebih panjang sebelum pelanggan melakukan transaksi.

2. Perbedaan dari Struktur Halaman

Landing page biasanya menggunakan satu halaman panjang.

Strukturnya dapat berisi:

  • headline,
  • masalah pelanggan,
  • manfaat,
  • fitur,
  • testimoni,
  • harga,
  • FAQ,
  • CTA.

Semua informasi disusun secara berurutan.

Website company profile memiliki struktur yang lebih luas karena setiap informasi dapat memiliki halaman sendiri.

Contohnya:

Beranda → Layanan → Portofolio → Artikel → Kontak

Struktur ini lebih mudah dikembangkan ketika bisnis semakin besar.

3. Perbedaan untuk SEO

Landing page tetap dapat dioptimalkan untuk SEO.

Namun ruang pengembangannya biasanya lebih terbatas karena hanya memiliki satu halaman utama.

Website company profile memiliki lebih banyak peluang untuk membangun SEO.

Bisnis dapat membuat:

  • halaman layanan,
  • halaman lokasi,
  • artikel edukasi,
  • studi kasus,
  • FAQ,
  • hingga halaman produk.

Setiap halaman menjadi peluang tambahan untuk muncul pada pencarian yang relevan di Google.

Karena itu, jika tujuan utama bisnis adalah membangun trafik organik jangka panjang, website company profile biasanya memiliki fleksibilitas lebih besar.

4. Perbedaan dari Biaya

Landing page umumnya membutuhkan biaya lebih rendah dibanding website company profile.

Alasannya sederhana.

Jumlah halaman lebih sedikit dan struktur website lebih sederhana.

Namun harga tetap bergantung pada:

  • kompleksitas desain,
  • copywriting,
  • animasi,
  • integrasi,
  • formulir,
  • serta kebutuhan lainnya.

Jika Anda sedang menentukan budget, lihat juga panduan harga pembuatan website UMKM untuk memahami faktor yang memengaruhi biaya website.

5. Perbedaan dari Waktu Pengerjaan

Landing page biasanya dapat dibuat lebih cepat karena scope-nya lebih kecil.

Website company profile membutuhkan waktu lebih panjang karena terdapat lebih banyak:

  • halaman,
  • konten,
  • navigasi,
  • desain,
  • SEO,
  • dan proses testing.

Namun waktu pengerjaan tidak selalu menjadi alasan untuk memilih landing page.

Yang perlu dipertimbangkan tetap kebutuhan bisnis setelah website tersebut selesai.

Kapan Bisnis Sebaiknya Menggunakan Landing Page?

Landing page cocok jika bisnis memiliki kebutuhan yang sangat spesifik.

Misalnya:

Sedang Menjalankan Iklan

Jika Anda menjalankan iklan untuk satu layanan tertentu, landing page membantu menjaga fokus pengunjung.

Mereka tidak diarahkan ke banyak halaman lain yang dapat mengurangi perhatian.

Memiliki Satu Produk Utama

Bisnis dengan satu produk unggulan dapat menggunakan landing page untuk menjelaskan seluruh informasi dalam satu halaman.

Ingin Melakukan Validasi

Landing page juga dapat digunakan ketika bisnis ingin menguji minat pasar terhadap produk atau layanan baru.

Membutuhkan Website dengan Cepat

Untuk campaign dengan waktu terbatas, landing page dapat menjadi solusi yang lebih efisien.

Kapan Bisnis Sebaiknya Menggunakan Website Company Profile?

Website company profile lebih sesuai ketika bisnis membutuhkan kehadiran online yang lebih lengkap.

Memiliki Banyak Layanan

Jika bisnis menawarkan beberapa layanan, akan lebih mudah jika setiap layanan memiliki ruang informasi sendiri.

Ingin Meningkatkan Kredibilitas

Website company profile membantu calon pelanggan memahami siapa Anda, pengalaman bisnis, portofolio, hingga cara kerja.

Ingin Mengembangkan SEO

Website yang memiliki beberapa halaman dan artikel memberikan ruang lebih besar untuk strategi SEO.

Ingin Digunakan dalam Jangka Panjang

Company profile dapat terus dikembangkan mengikuti pertumbuhan bisnis.

Halaman baru, portofolio, artikel, maupun fitur tambahan dapat ditambahkan secara bertahap.

Apakah Landing Page Lebih Efektif daripada Website Company Profile?

Tidak selalu.

Efektivitas bergantung pada tujuannya.

Untuk campaign yang sangat spesifik, landing page dapat jauh lebih efektif karena pengunjung diarahkan ke satu tujuan.

Namun jika seseorang belum mengenal bisnis Anda, mereka mungkin ingin melihat:

  • profil perusahaan,
  • pengalaman,
  • portofolio,
  • layanan lain,
  • dan artikel.

Dalam kondisi tersebut, website company profile dapat memberikan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.

Bisakah Landing Page dan Company Profile Digunakan Bersamaan?

Bisa.

Bahkan untuk banyak bisnis, kombinasi keduanya justru menjadi pilihan yang paling ideal.

Website company profile menjadi pusat informasi utama.

Kemudian landing page dibuat untuk campaign tertentu.

Contohnya:

Website utama: bisnisanda.com

Landing page jasa A: bisnisanda.com/jasa-a

Landing page campaign: bisnisanda.com/promo

Dengan struktur seperti ini, bisnis tetap memiliki website utama yang kuat sekaligus dapat membuat halaman khusus untuk kebutuhan marketing.

Contoh Skenario Bisnis

Bisnis Baru dengan Satu Produk

Misalnya bisnis baru menjual satu produk tertentu dan ingin melakukan promosi melalui Instagram Ads.

Landing page bisa menjadi pilihan awal yang cukup efektif.

Konsultan atau Freelancer

Jika hanya menawarkan satu layanan utama, landing page juga dapat digunakan sebagai website sederhana.

Namun jika ingin menampilkan beberapa layanan, portofolio, dan artikel, website company profile akan lebih fleksibel.

UMKM dengan Banyak Produk atau Layanan

Company profile lebih cocok jika bisnis memiliki beberapa layanan atau ingin membangun brand jangka panjang.

Perusahaan B2B

Website company profile biasanya lebih relevan karena calon pelanggan B2B membutuhkan informasi yang lebih lengkap sebelum melakukan komunikasi.

Landing Page vs Website Company Profile dari Sisi Pelanggan

Coba lihat dari sisi calon pelanggan.

Jika mereka datang dari sebuah iklan, mereka biasanya sudah memiliki kebutuhan tertentu.

Landing page dapat langsung menjawab kebutuhan tersebut.

Namun jika mereka menemukan nama bisnis melalui Google atau mendapatkan rekomendasi dari orang lain, mereka mungkin ingin melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Mereka ingin mengetahui:

  • apakah bisnis terpercaya,
  • layanan apa saja yang tersedia,
  • proyek apa yang pernah dikerjakan,
  • dan bagaimana cara menghubungi bisnis.

Website company profile lebih baik untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Mana yang Lebih Cocok untuk UMKM?

Untuk UMKM yang baru memulai digitalisasi, keduanya bisa menjadi pilihan.

Jika kebutuhan masih sederhana dan hanya ingin mempromosikan satu layanan, mulai dari landing page tidak masalah.

Namun jika bisnis ingin:

  • meningkatkan kredibilitas,
  • membangun SEO,
  • menampilkan beberapa layanan,
  • membuat artikel,
  • dan memiliki aset digital jangka panjang,

website company profile biasanya menjadi pilihan yang lebih fleksibel.

Jika Anda membutuhkan bantuan menentukan struktur yang paling sesuai, halaman jasa pembuatan website menjelaskan pilihan website dan proses pengerjaannya.

Bagaimana Menentukan Pilihan?

Gunakan pertanyaan sederhana berikut.

Pilih Landing Page Jika:

  • hanya memiliki satu tujuan,
  • sedang menjalankan campaign,
  • ingin fokus pada satu produk atau layanan,
  • membutuhkan website sederhana,
  • atau ingin menguji pasar.

Pilih Website Company Profile Jika:

  • bisnis memiliki beberapa layanan,
  • membutuhkan informasi lengkap,
  • ingin membangun brand,
  • membutuhkan portofolio,
  • ingin menjalankan SEO,
  • atau ingin website yang dapat dikembangkan.

Bagaimana Jika Budget Terbatas?

Tidak perlu memaksakan fitur yang belum dibutuhkan.

Bisnis dapat memulai dari landing page yang baik, kemudian dikembangkan menjadi website lebih lengkap ketika kebutuhan bertambah.

Atau sejak awal membuat company profile sederhana dengan halaman yang benar-benar dibutuhkan.

Yang penting adalah memastikan fondasi website tetap rapi agar pengembangannya tidak terlalu sulit di kemudian hari.

Untuk bisnis di wilayah Bogor yang ingin membandingkan kebutuhan dan proses pengerjaan, Anda juga dapat membaca panduan jasa pembuatan website Bogor.

FAQ Landing Page vs Website Company Profile

Apakah landing page termasuk website?

Ya.

Landing page merupakan sebuah halaman web, tetapi biasanya memiliki struktur dan tujuan yang lebih fokus dibanding website company profile.

Apakah landing page bagus untuk SEO?

Bisa.

Namun website dengan banyak halaman biasanya menawarkan lebih banyak peluang untuk membangun konten dan keyword.

Apakah company profile bisa digunakan untuk iklan?

Bisa.

Namun untuk campaign tertentu, membuat landing page khusus sering kali lebih efektif karena pesan dan CTA dapat dibuat lebih fokus.

Apakah landing page lebih murah?

Secara umum iya karena jumlah halaman dan scope pengerjaannya lebih kecil.

Namun desain dan fitur khusus tetap dapat memengaruhi biaya.

Apakah UMKM harus memiliki keduanya?

Tidak.

Pilih berdasarkan kebutuhan saat ini.

Landing page dan company profile dapat dikembangkan secara bertahap ketika bisnis membutuhkan fungsi yang lebih luas.

Jadi, Landing Page atau Website Company Profile?

Tidak ada pilihan yang selalu lebih baik.

Landing page cocok ketika bisnis membutuhkan satu halaman yang fokus pada satu tujuan.

Sedangkan website company profile cocok ketika bisnis membutuhkan pusat informasi yang lebih lengkap dan ingin membangun kehadiran digital untuk jangka panjang.

Jika kebutuhan bisnis masih sederhana, Anda dapat memulai dari landing page.

Jika ingin membangun kredibilitas, SEO, portofolio, dan konten, website company profile biasanya menjadi pilihan yang lebih fleksibel.

Pilih jenis website berdasarkan tujuan bisnis, bukan berdasarkan jumlah halaman atau sekadar harga paling murah.

Jika Anda masih bingung menentukan pilihan, lihat layanan jasa pembuatan website dan mulai dari kebutuhan bisnis yang benar-benar ingin diselesaikan.